Tampilkan postingan dengan label Media Social. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Media Social. Tampilkan semua postingan

Senin, 16 Januari 2012

Lima Tren Sosial Media Tahun 2012

social mediaTahun 2011 lalu, sosial media berkembang sangat pesat. Indonesia adalah salah satu negara yang terkena demam sosial media. Indonesia menjadi pengguna Facebook nomor kedua terbanyak dan pengguna Twitter terbanyak ketiga di dunia. Akan seperti apa perkembangan sosial media di tahun 2012? Berikut pemaparan Amy Jo Martin, pendiri Digital Royalty seperti dikutip Tech Crunch.

1. Sosial Media Akan Masuk Ke Siaran Televisi
Televisi di tahun 2012 akan menjadi wadah sosial media baru. Pertunjukan televisi akan melibatkan masyarakat secara langsung melalui sosial media. Jaringan televisi yang khusus menyiarkan berita pun akan melibatkan audiens untuk berinteraksi secara langsung tentang sebuah berita yang sedang hangat.

Siaran politik, kampanye, dan pemilihan Presiden mungkin akan dilakukan di televisi secara interaktif. Televisi, yang semula bersifat monolog, akan berubah menjadi dialog. Komunikasi yang semula satu arah, akan berubah menjadi dua arah dan lebih interaktif.

2. Streaming Televisi Akan Ramaikan Sosial Media
Ini kebalikan dari Integrasi Sosial Televisi. Setelah sosial media masuk ke ranah televisi, kali ini tayangan televisi yang akan masuk ke ranah internet. Di tahun 2012 ini, Super Bowl, pertandingan final sepak bola Amerika yang dilangsungkan di akhir musim pertandingan NFL di Amerika Serikat, akan tayang secara streaming.

Artinya, tayangan ini bisa dinikmati para netizen (sebutan bagi pengguna internet) tanpa harus menonton televisi. Nonton sepak bola bisa melalui desktop atau laptop. Tayangan streaming akan semakin menjamur di ranah online dan bisa diintegrasikan dengan sosial media dan periklanan.

3. Facebook Akan Menjadi Pusat Sosial Media
Ami percaya, di tahun 2012, Facebook akan menjadi pusat proyek-proyek sosial media. Facebook akan bisa menjual namanya untuk mendapatkan beragam proyek yang membuat sebuah sosial media tertentu tidak ditinggalkan oleh penggunanya. Integrasi dengan Facebook menjadi sebuah keharusan yang menguntungkan di tahun 2012.

4. Bisnis Besar Sosial Media Akan Tumbuh
Perusahaan-perusahaan besar akan berkonsentrasi merawat akun jejaring sosial yang dimiliki perusahaan, untuk menjaga "brand image". Facebook, Twitter, dan Youtube bukan lagi tempat untuk memasang iklan, melainkan menjalin hubungan sosial dengan pelanggan dan mitra bisnis.

Bagi pengusaha jejaring sosial, ini bisa menjadi tempat untuk membuat sebuah channel khusus berbayar bagi perusahaan lain, sehingga halaman yang mereka miliki terlihat lebih profesional namun tetap "bersahabat".

5. ROI Masih Besar
ROI (Return on Investment) di sosial media masih besar tahun 2012 ini. Konsep hubungan yang terjalin dari keberhasilan sosial media akan diadopsi oleh perusahaan sebagai strategi bisnis. Costumer Service, riset, dan image branding akan menjadi bisnis yang penting di ranah sosial media.

Perusahaan akan memanfaatkannya untuk mengetahui sejauh mana masyarakat mengerti kebijakan yang diambil dan sejauh mana pemasaran berhasil. Sosial media akan menjadi tempat investasi yang menghasilkan ROI besar dengan mengeluarkan sedikit investasi.

Senin, 02 Januari 2012

Facebook Semakin Nyata Tinggalkan IE

facebookFacebook mengkonfirmasi bahwa fitur terbarunya yaitu Timeline, tidak akan mendukung lagi browser Internet Explorer 7 (IE7). Nantinya, pengguna Facebook di IE7 tidak akan pernah melihat tampilan Timeline, dan akan nampak ke tampilan yang lama.

Ini artinya, ketika pengguna Facebook menggunakan IE7 dan ada salah satu teman di Facebook menggunakan Timeline, jangan harap Anda bisa menikmatinya. Karena yang pengguna lihat hanyalah tampilan halaman profile lama saja. Demikian dilansir melalui ZD Net, Selasa (3/2/2012).

Ini semakin mempertegas posisi Facebook dalam menghentikan dukungannya terhadap Internet Explorer. Dalam catatan, pada Agustus 2010 Facebook mengumumkan penghentian fitur Facebook Chat di IE 6. Bukan tidak mungkin beberapa fitur raksasa jejaring sosial itu tidak akan didukung lagi di IE.

Dalam catatan Net Application market share IE7 menguasai 5.28 persen pasar browser sampai dengan November 2011. Sedangkan 4.28 persen menurut Statcounter. IE7 sendiri termasuk browser lawas, yang diluncurkan sejak lima tahun lalu atau tepatnya Oktober 2006.

Microsoft sampai saat ini tengah menekan para pengguna IE untuk update ke IE8 bagi pengguna Windows XP dan IE9 bagi pengguna Vista dan Windows 7. Walaupun ini belum menemui hasil yang maksimal bagi kedua browser tersebut.

Selasa, 26 Juli 2011

Layanan Jejaring Sosial Paling Banyak Dikunjungi

Jangkauan internet di Indonesia telah melampaui media tradisional dan menduduki posisi kedua setelah televisi. Ini berdasarkan studi Net Index Ketiga yang diumumkan Yahoo! Inc.

Hasil studi itu menunjukkan, jejaring sosial menduduki peringkat pertama sebagai aktivitas online paling populer (89%), diikuti kategori pengunjung laman internet (72%) dan pembaca berita (61%).

Penyebab perubahan tren ini adalah kelompok masyarakat Indonesia berusia 15-30 tahun yang menggunakan internet untuk keperluan hiburan seperti aktivitas terkait games dan pengunduhan musik. Menariknya, secara frekuensi jangkauan media online lebih tinggi pada masyarakat Indonesia usia tengah baya dibanding usia muda.

"Dengan pertumbuhan pengguna baru internet yang cepat, ini saat bagi para pemasar mengarahkan kembali strategi mereka didasarkan pada dinamika online di Indonesia," demikian pernyataan Pontus Sonnerstedt, Country Manager Yahoo! Indonesia, Selasa (26/7/2011).

Sementara itu, Suresh Subramanian, Deputy Managing Director TNS Indonesia mengatakan jejak digital konsumen telah menjadi aset paling bernilai bagi perusahaan yang hendak membuat investasi.

Dalam studinya ini, Net Index 2011 menggabungkan metodologi dan teknik teruji pada pemilihan sampel untuk memastikan perwakilan yang lengkap pada populasi target. Responden dipilih menggunakan teknik sampel probabilitas multi tahapan. Yahoo! berharap penelitian ini dapat memberikan data yang relevan untuk memungkinkan orang Indonesia membuat keputusan mengenai periklanan pada properti yang mereka miliki.

Jumat, 27 Mei 2011

Jejaring Sosial, Sangat Menarik

Hanya sepanjang Januari hingga akhir Maret 2011, pengguna Twitter di Indonesia menghasilkan lebih dari 95 juta kicauan tweet dan 5 juta blog. Aktivitas tersebut menjadikan Indonesia sebagai pengguna jejaring sosial Twitter ketiga teraktif setelah Amerika Serikat dan Brasil. Hingga Mei 2011, pengguna internet di Indonesia ada 30 juta-36 juta orang, jumlah pengguna Facebook nomor dua terbesar di dunia dan pengguna Twitter 55 juta orang.

Informasi itu dijaring situs www.salingsilang.com yang Rabu (25/5) memperkenalkan tampilan baru serta menampilkan lima situs baru di dalam jejaringnya. Keberadaan www.salingsilang.com, yang lahir pada Februari 2011, menarik dicatat sebab situs ini merupakan layanan yang menyediakan informasi terbaru tentang apa yang dibicarakan di media sosial Indonesia. Informasi yang dijaring berasal dari kanal media sosial, seperti blog, Twitter, dan Facebook.

Menurut Managing Director Salingsilang.com Enda Nasution, www.salingsilang.com adalah perusahaan payung yang menaungi 25 situs media sosial dan targetnya hingga akhir 2011 menjadi 50 situs. Dua investor perseorangan asal Eropa sudah berani berinvestasi pada situs ini.

Menurut Enda Nasution kepada Kompas, lembaga-lembaga digital dan pemilik merek mulai melirik jejaring sosial, tetapi mereka masih belum memahami profil pengguna jejaring sosial.

Kebutuhan memasang iklan di internet di luar situs untuk berita, seperti Kompas.com, Detik.com, dan Vivanews.com, mulai tumbuh. Jejaring sosial yang, menurut Nasution, terutama dinikmati pengguna berusia 15-25 tahun semakin menarik bagi pemasang iklan.

Meskipun belanja iklan untuk internet di Indonesia, menurut Nasution, masih kecil, tetapi pemasang iklan melihat potensinya ke depan yang semakin besar. Televisi, demikian Nasution, masih menjadi pilihan pertama pemasang iklan karena sifatnya yang berupa tontonan di ruang keluarga. Pilihan berikut adalah media cetak.

Dalam Asia Pacific Media Forum di Nusa Dua, Bali, Charles Buchwalter, Ketua dan CEO of Nielsen Online Japan mengatakan, belanja iklan untuk internet di Indonesia diperkirakan besarnya 2 persen, sementara di AS sudah 12 persen dan di Jepang 10 persen.

Lambatnya pertumbuhan pemasang iklan di internet tersebut karena produsen barang konsumen kemasan, otomotif, dan produk kesehatan yang merupakan tiga pengiklan terbesar masih memilih media televisi dan cetak.

Nielsen bekerja sama dengan jejaring sosial Facebook meneliti reaksi pengguna jejaring sosial. Salah satu temuannya adalah data, satu menit sebuah iklan dapat menggalang respons 2.000-an pengguna dari 400 juta lebih pengguna Facebook (Jakarta Post, 4/6/2010). Kini pengguna Facebook sudah 600 juta orang.

Buchwalter yakin, Indonesia akan mengikuti jejak Amerika Serikat yang tiga tahun lalu masih mencatat 5 persen belanja iklan di internet. Penyebabnya, pertumbuhan penggunaan internet di Indonesia cukup cepat, terutama karena kini tersedia telepon seluler dengan fitur internet.

Dengan kondisi tenaga kerja yang didominasi usia muda, internet akan menjadi bagian kehidupan sehari-hari. Untuk pelaku bisnis media, arah ke depan sudah lebih terang. Konvergensi media menjadi keharusan.