Tampilkan postingan dengan label Hacker. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Hacker. Tampilkan semua postingan

Selasa, 09 Agustus 2011

Pertama di Defcon, Kelas Hacker untuk Anak-anak

Defcon, konferensi tingkat dunia untuk para peretas (hacker) menggelar Defcon Kids, kelas peretas khusus untuk anak. Pergelaran ini adalah yang pertama kalinya dalam 19 tahun penyelenggaraan Defcon.



Kelas diskusi dan tutorial tersebut ditujukan bagi anak-anak usia 8 sampai 16 tahun. Peminatnya tak sedikit, 60 anak mengikuti kelas yang berlangsung selama pada 6 hingga 7 Agustus 2011 lalu. Defcon sendiri merupakan konvensi yang diikuti oleh sekitar 10.000 peretas untuk berbagi pengetahuan tentang teknik-teknik menembus dan mengamankan komputer serta perangkat lainnya.



Di ajang yang digelar di Las Vegas, Amerika Serikat, 4-7 Agustus 2011, ini anak-anak dibagi dalam dua kelas. Di sini mereka bertemu para peretas kawakan, pakar keamanan dari Homeland Security dan National Security Agency. Mereka juga menyimak sejarah peretasan dan pelajaran kriptografi.



Para peserta juga berkesempatan mengikuti demo dan workshop dengan berbagai tema seperti belajar membuka kunci Master, Google Hacking, Making Electronics, Social Engineering, Coding in Scratch dan Communicating in Code. Panitia menyediakan ruang kerja bagi anak-anak yang ingin berpartisipasi dalam aktivitas meretas, di antaranya Codebreaking Museum, Makerbot dan Hardware Hacking Station.



Anak-anak dipersilakan turut serta dalam kompetisi meretas yang diadakan khusus bagi mereka. Salah satunya adalah kompetisi mengungkap kunci untuk digunakan misalnya saat mereka lupa kombinasi kunci lemari penyimpanan. Mereka juga ditantang untuk menemukan celah keamanan di sejumlah perangkat, mulai dari game sampai peranti komputer.



Panitia lomba mewajibkan orang tua mendampingi anak-anak yang mengikuti kelas khusus ini. "Defcon Kids bukanlah penitipan anak. Anak adalah tanggung jawab orang tua sehingga mereka harus didampingi sepanjang sesi baik di ruang kelas maupun ruang kerja," begitu bunyi peringatan dalam situs resmi Defcon Kids.



Peserta kelas khusus ini sebagian besar merupakan anak-anak yang lahir dan besar di lingkungan yang sangat akrab dengan dunia komputer. Bahkan ada yang sudah memiliki sertifikat di bidang teknologi informasi. Salah satunya Xavier, laki-laki 14 tahun ini sudah punya dua sertifikat bidang TI. Xavier adalah putra Rey Ayers, 42 tahun, seorang spesialis keamanan informasi dari salah satu perusahaan di San Francisco, dan pernah menjadi peserta Defcon.



Untuk mengikuti kelas ini, orang tua dan anak harus punya lencana Defcon, yang bisa didapat saat pendaftaran dengan biaya 150 dolar AS.

Selasa, 21 Juni 2011

Hacker Pembobol CIA dan Sony Tertangkap

Seorang remaja berusia 19 tahun di Inggris menjalani tahanan rumah karena diduga sebagai salah seorang peretas hacker yang berhasil membobol situs CIA. Peretasan ini dilakukannya dari kamar tidur di rumahnya di kota Essex.

Dilansir dari laman Daily Mail, Rabu, 22 Juni 2011, Ryan Clearly, 19, ditangkap oleh gabungan antara kepolisian Scotland Yard dan FBI. Ryan berhasil diidentifikasi setelah kepolisian Inggris melacak keberadaan server kelompok hacker Lulzsec.

Kelompok ini dilaporkan telah meretas situs CIA, senat AS, kantor berita FOX dan PBS, dan Senin kemarin kelompok ini mengacaukan sistem pada situs Badan Pemberantasan Kejahatan Serius dan Terkordinir Inggris (Soca). Selain situs-situs pemerintahan, Lulzsec juga telah membobol jutaan akun pemilik konsol game Sony Playstation dan Nintendo.

Ryan dikenal sebagai remaja pendiam yang lebih suka menjalani hidupnya di dalam kamar dan di depan komputer. Ibu Ryan, Rita, mengatakan bahwa Ryan mengalami Agoraphobia atau rasa takut pada keramaian. Inilah yang menyebabkan Ryan selama empat tahun tidak keluar rumah.

"Dia sangat tertutup, dia hanya keluar kamar jika ingin ke toilet. Saya seringkali harus meninggalkan makanannya di depan pintu," ujar Rita.

Kepolisian Inggris yakin Ryan adalah tokoh utama dalam kelompok Lulzsec. Ryan kemungkinan akan diekstradisi ke AS untuk menjalani pengadilan. Jika terbukti bersalah dia terancam hukuman penjara selama 60 tahun.

Selasa, 05 Oktober 2010

Anna Chapman Hacker Cantik Yang Berhasil Bobol Bank

Mungkin Anda sering beranggapan seorang Hacker biasanya adalah seorang laki-laki dan Anda tidak pernah berfikir kalau seorang perempuan atau cewek akan tertarik menjadi seorang Hacker kan? tapi anggapan itu semua akan dipatahkan dengan munculnya seorang hacker cantik asal Rusia yaitu Kristina Svechinskaya.

Jaksa federal maupun jaksa negara bagian New York menyelidiki suatu jaringan internasional kejahatan dunia maya yang menggunakan virus komputer untuk menjebol akun bank.

Di antara para kriminal itu ditemukan para pelajar, termasuk seorang mahasiwi berusia 21 tahun bernama Kristina Svechinskaya, yang dijuluki sebagai ‘Anna Chapman’ oleh berbagai surat kabar New York.

Sebelumnya, pada bulan Juni polisi federal Amerika Serikat (AS) membongkar sebuah jaringan mata-mata Rusia di New York dan New Jersey. Surat-surat kabar saat itu ramai memberitakan tentang Anna Chapman, seorang mata-mata yang tinggal di New York.

“Anna Chapman mungkin seorang petarung yang dingin, tetapi ia menarik di tempat tidur,” tulis Daily News seperti dikutip The New York Observer.
“Si seksi berambut merah menyala asal Rusia yang dituntut karena telah menjadi mata-mata di AS itu adalah seorang perempuan liar yang berbahaya,” kata mantan pacar Chapman.

Sementara itu sebuah foto Kristina Svechinskaya yang didapatkan secara online menunjukan potensi perempuan itu. Dalam foto itu ia menggunakan sepatu boot berhak tinggi dan jeans ketat.

Sayangnya beberapa dari mereka yang dituntut di pengadilan federal Kamis (30/9), demikian tulis Daily News, tampak muda dan menakutkan, jauh dari kesan sexy yang mereka tunjukan di laman web itu.

Akan tetapi menurut Daily Intel, nama Svechinskaya terlalu mencurigakan untuk dipakai dalam menyusup dan memata-matai seperti yang dilakukan Chapman.

Meski demikian, seperti yang ditulis Tech Observer, Chapman mungkin berbahaya tetapi ia belum melakukan apa-apa selama penyamarannya di Amerika Serikat. Di lain pihak, Svechinskaya dan lawan-lawannya telah berhasil mencuri uang sebesar tiga juta dollar dari rekening-rekening bank AS.

Rabu, 12 Mei 2010

Mantap Peringkat Indonesia di CyberCrime Naik

Ada kabar tak mengenakkan datang dari Symantec terkait hasil monitornya tentang aktivitas ancaman di Internet yang dipaparkan di hotel Grand Hyatt, Jakarta kemarin (29/4). Indonesia kini sudah termasuk dalam peringkat Top 10. Begitu tercantum dalam laporan bertajuk Internet Security Threat Report XV perioda Januari – Desember 2009.

Dituturkan oleh Albert Lay (Pre-Sales Consultant, Symantec), pada tahun 2008, negara kita duduk di tangga ke-12 dalam urutan negara di kawasan Asia Pasifik yang memiliki kegiatan jahat (malicious) berdasarkan negara. Namun tahun berikutnya, 2009, peringkatnya melonjak cepat, dan langsung duduk di peringkat 9, di apit oleh Australia di peringkat 8 dan Filipina di peringkat 10.

“Secara total, untuk kawasan APJ (Asia Pasifik, Jepang), Indonesia berkontribusi atas 3% dari total regional kegiatan malicious. Indonesia merupakan pendatang baru dalam ranking Top 10 kegiatan malicious menurut negara,” kata Albert.

Tak cuma di kegiatan dengan niat jahat peringkat Indonesia naik. Di peringkat Top Web-based Attack berdasarkan lokasi pun begitu. Berdasarkan pantauan Symantec sepanjang tahun 2009, Indonesia kini duduk di peringkat 8, atau 3% dari total regional.

Untuk kode bertipe malicious berdasarkan geolokasi pun, ada kenaikan peringkat. Indonesia masuk dalam lokasi nomor 2 jika ditinjau berdasarkan jumlah potensi infeksi virus selama tahun 2009 di wilayah Asia Pasifik. Negara kita adalah lokasi kedua terbesar untuk Sality.AE, virus yang menghapus layanan dan aplikasi-aplikasi sekuriti. Di nomor 1 adalah India, dan nomor 3 ditempati oleh Cina. Namun untuk penyebab yang berasal dari backdoor, worms atau trojan, untungnya negara kita tidak disebut-sebut dalam daftar Top 3 itu. Untuk worms (Downadup dan Almanahe), India adalah jawaranya. Untuk backdoor dan trojans, Cina adalah negara nomor 1.

Indonesia juga terdaftar di peringkat 9 untuk lokasi phishing yang menyasar jasa-jasa finansial, dan urutan ke 8 untuk negara asal spam. Berita baiknya, Indonesia tidak termasuk dalam negara penyerang (spammer) untuk kawasan Asia Pasifik. Untuk urusan serang-menyerang ini, jagoannya adalah berturut-turut AS, Jepang, Cina, dan Korea Selatan.

Albert mengingatkan, bahwa ancaman akan semakin banyak karena titik masuknya pun kini semakin terbuka lebar. Penyebabnya adalah maraknya penggunaan jejaring sosial seperti Facebook, kian banyaknya pengguna broadband Internet, dan kurangnya penegakan hukum di cybercrime.

“Jumlah malware makin banyak karena attack toolkit semakin banyak tersedia. Attack toolkit mempermudah para pemula melakukan pencurian. Apalagi toolkit bisa dibeli secara online maupun didapatkan secara gratis. Lihat saja tahun lalu (2008), Symantec mengeluarkan 1,8 juta signature, tapi tahun 2009 jumlahnya naik menjadi sekitar 2,9 juta,” jelas Raymond Goh (Director, System Engineering, Asia South Region, Symantec).

Albert dan Raymond menegaskan perlunya program kesadaran sekuriti di semua kalangan, khususnya generasi muda, saat mengakses Internet. “Misalnya apa yang perlu dan tidak perlu dimasukkan ke profil ada jejaring sosial seperti Facebook, bagaimana cara akses Web yang aman. Tidak ada kata terlalu muda untuk belajar security awareness. Semakin muda (dimulainya), semakin bagus,” tegas Raymond.

“Cyber criminal menyasar orang dari sisi lemah mereka, jadi (kita) perlu meningkatkan security awareness untuk akses broadband, utamanya anak-anak muda. Mereka harus belajar memproteksi diri sendiri dengan menggunakan antivirus, firewall, dan lain-lain. Kita Juga perlu mengedukasi pengguna baru atau awam tentang cara memproteksi diri sendiri,” kata Raymond. “Cyber criminal akan terus fokus ke pengguna baru dan hal-hal yang simpel, seperti celah di browser.”

Sabtu, 16 Januari 2010

Hacker Cantik dari Negeri China

Google baru-baru ini menyatakan siap mengundurkan diri dari China dan menutup seluruh operasional mereka di sana. Alasannya, raksasa mesin pencari itu sudah tidak tahan dengan gelombang serangan yang dilancarkan para hacker asal negeri tirai bambu tersebut.


David Drummond, Senior Vice President, Corporate Development and Chief Legal Officer Google menyebutkan, pihaknya mendapati adanya ‘serangan yang sangat canggih’ yang berasal dari China terhadap infrastuktur Google.

“Serangan-serangan ini membuat kami memutuskan untuk meninjau kelayakan operasi bisnis kami di China,” sebut Drummond blog resmi Google, 12 Januari 2010.

Langkah Google yang memilih mundur dari China menunjukkan dahsyatnya komunitas hacker di negeri tersebut.

Sampai Juli 2008, diperkirakan terdapat 4 juta orang hacker yang tergabung dalam berbagai komunitas hacker. Salah satunya adalah kelompok hacker khusus wanita yang menamakan diri Cn Girl Security Team.

Kelompok hacker ini dipimpin oleh gadis kelahiran Hunan, 6 September 1989 bernama Xiao Tian.

Dalam benak, kita mungkin membayangkan bahwa tipikal seorang hacker adalah remaja yang beranjak dewasa, dengan penampilan seadanya – kalau tidak dibilang buruk rupa – dengan kacamata tebal, perokok berat, rambut acak-acakan tak terawat dan jarang mandi karena menghabiskan sebagian besar hidupnya di depan komputer.

Xiao Tian, pemimpin kelompok hacker khusus wanitaTernyata tidak demikian dengan Xiao Tian. Meski menyebutkan ia sering begadang dan sesekali merokok, tetapi penampilannya sangat apik. Sepintas, melihat penampilannya, Anda mungkin tak akan menyangka bahwa ia merupakan pimpinan dari kelompok hacker yang anggotanya mencapai lebih dari 2.200 orang hacker wanita.

Xiao Tian menyebutkan, ia membuat kelompok tersebut karena ia merasa bahwa perlu ada tempat bagi gadis remaja sepertinya, yang merasa tersingkirkan dari dunia hacker yang disesaki oleh hacker pria yang menganggap bahwa hacker wanita tidak memiliki skill yang cukup.

Perlahan tapi pasti, Xiao Tian dan kelompok hackernya mulai menerobos dominasi pria di dunia hacking. Mereka mengincar status selebritis yang disandang oleh para hacker di China sekaligus membuka peluang ‘karir’ yang menggiurkan yang tersedia bagi hacker yang memiliki reputasi tinggi.

Meski anggota klub hacker Xiao Tian masih relatif kecil dibandingkan dengan populasi hacker di China, akan tetapi ‘organisasi’ hackernya mungkin merupakan salah satu kelompok hacker perempuan terbesar di China.

Contoh hasil karya hacker China

Scott Henderson, seorang pensiunan tentara AS yang merupakan pengamat dan penulis The Dark Visitor: Inside the World of Chinese Hackers pernah menyebutkan pada DNA India. “Aspek unik dari hacker China adalah rasa nasionalisme dan kolektivitas. Ini kontras dengan stereotip hacker barat yang umumnya mandiri dan bekerja secara individual di ruang bawah tanah tempat tinggal mereka,” ucapnya.

Akan tetapi, belakangan, kecenderungan yang terjadi adalah ‘tentara cyber’ tersebut terpecah-pecah dan membentuk kriminal kapitalis dan mulai meninggalkan rasa nasionalisme mereka.

Meski demikian, Henderson menyebutkan, suatu saat jika ada konflik yang melibatkan China, hacker tentu akan memobilisasi kelompok mereka dan terlibat dalam perang dunia maya. Dan jika saatnya tiba, ‘jenderal’ Xiao Tian mungkin akan menjadi salah satu pemimpin pasukan tentara China tersebut.

sumber

Jumat, 01 Januari 2010

Kamus Hacker atau Istilah Hacker

1. Back Orifice:
Software buatan kelompok hacker (Cult of the Dead Cow) yang digunakan sebagai alat bantu untuk menemukan jalan masuk ke sebuah komputer dan mengendalikannya dari jarak jauh (remote). Versi terakhir yang muncul adalah Back Orifice 2000 yang mampu secara virtual mengendalikan sebuah komputer lain dengan sistem operasi Windows.

Untuk bisa menggunakannya hacker harus melakukan langkah curang sedemikian rupa sehingga calon korban menerima dan menjalankan Trojan horse (TH) dalam komputernya. TH ini lazimnya diselipkan (attach file lewat email) dalam sebuah file yang tidak berpenampilan jahat namun sebenarnya mengandung program Back Orifice server tersembunyi di balik itu. Kalau Back Orifice berhasil terinstall di komputer korban maka bisa dipastikan hacker bisa melakukan banyak hal termasuk mengendalikan (kontrol) komputer korban dari jauh. Dari hanya sekedar melihat, menghapus, menambah file sampai merubah tampilan desktop bisa dilakukan hacker pada komputer korbannya.

2. Black hat:
Kalau anda anggap www itu analogi wild, wild west maka anda tentu sudah bisa menebak tentu black hat ini ada di pihak yang jahat. Hacker black hat ini juga biasa disebut sebagai aka crackers” dengan kemampuan mencuri data atau merusak sistem yang ada dalam komputer korban. Kelebihan black hat adalah kemampuannya untuk menghilangkan jejak hingga tidak bisa dilacak siapa sebenarnya pelaku serangan yang terjadi setelah tujuan tertentu mereka terpenuhi.

3. Buffer overflow:
Ini adalah sebuah kelemahan yang mudah untuk ditemukan dan dimanfaatkan oleh hacker dalam sebuah sistem. Aplikasi dan Operating System (OS) menyimpan untuk sementara perintah yang mereka dapat di memori tertentu yang biasa disebut buffer memory. Kalau OS atau program tidak bisa dikode secara sempurna maka hacker bisa membuat komputer korban jadi terganggu dengan mengirimkan perintah yang dibuat khusus yang membuat gangguan jadi berlangsung lebih lama. Windows 95 paling rentan kalau sudah berhadapan dengan serangan seperti buffer overflow yang banyak dilancarkan lewat internet ini. Saat ini serangan serupa sudah jarang dilancarkan pada sebuah komputer. Namun terkadang hacker masih sering melakukannya untuk memperlambat kinerja sebuah situs.

4. Denial-of-service attack :
Adalah sebuah istilah yang diberikan untuk upaya serangan dengan jalan menurunkan kinerja sebuah web site dengan terus menerus mengulang request ke server dari banyak sumber secara simultan. Serangan seperti ini bertujuan membuat server korban jadi kuwalahan melayani request yang terkirim dan berakhir dengan menghentikan aktivitas atau berhenti dengan sendirinya karena tak mampu melayani request.

5. Distributed denial-of-service attack (DdoS):
Di masa lalu hacker hanya bisa melancarkan serangan denial-of-service attack dengan mengirimkan request dalam jumlah besar secara simultan dan kontinyu dari sebuah komputer. Namun sekarang hacker bisa mengirimkan serangan dari beberapa komputer yang diaktifkan secara remote. Pada tahun 1998 sebuah kelompok hacker menciptakan program yang memungkinkan seorang hacker mengirimkan sebuah perintah dalam jumlah besar ke komputer korban yang lain agar bisa dikendalikan secara remote.

Setelah beberapa komputer korban ada dalam kendalinya, secara bersamaan komputer korban tersebut dikoordinir untuk melancarkan denial-of-service attack kepada korban lain yang menjadi target utama. Layaknya zombie beberapa komputer yang menjadi korban sebelumnya dikendalikan secara remote untuk melakukan request secara kontinyu dan simultan ke komputer target utama. Serangan serupa DdoS ini sudah terbukti berhasil melumpuhkan beberapa web server milik situs besar kenamaan seperti Yahoo.com dan eTrade.com. Namun dengan sebuah software pendeteksi dan pengalaman yang cukup admin jaringan di beberapa jaringan besar sudah selayaknya mampu menangkal serangan seperti ini.

6. Exploit:
Ini merupakan sebuah ungkapan untuk keberadaan sebuah celah keamanan dalam software yang berjalan di sebuah komputer. Lewat exploit inilah peluang untuk melakukan serangan terbuka bagi hacker. Setiap software atau sistem operasi baru dirilis maka pada saat yang sama genderang perang ditabuh untuk memberi komando pada hacker mulai mencari kelemahannya. Setiap ada kelemahan baru ditemukan oleh para hacker maka pengumuman akan segera tersebar lewat beberapa media yang menjadi forum komuniakasi mereka. Kebanyakan kabar tersebut akan disebarkan di beberapa mailing list seperti CERT, BugTraq, Microsoft’s security bulletins dan beberapa lagi lainnya.

Dengan disebarkannya penemuan tersebut pembuat software bisa mengupayakan penangkalnya. Pemakai juga bisa jadi lebih waspada akan terjadinya serangan. Dalam kebanyakan kasus yang terjadi biasanya pemakai software kurang waspada akan kelemahan software yang dipakainya padahal kabar sudah disebar dan penangkal sudah bisa didapat.

7. Firewall:
Adalah sebuah software program yang dipasang pada sebuah jaringan dan bertugas menjadi penghalang bobolnya akses untuk kepentingan jahat layaknya sebuah saringan. Semua aktivitas keluar dan masuk ke jaringan harus melalui penyaringan ini hingga akses tertentu yang berbahaya bisa dibatasi. Saringan ini juga bisa digunakan untuk mencegah adanya pencurian data berharga dari dalam jaringan oleh pihak lain dari luar jaringan.bisa digunakan untuk mencegah adanya pencurian data berharga dari dalam jaringan oleh pihak lain dari luar jaringan.

8. Hacktivism:
Adalah aktivitas penyerangan oleh hacker yang dimotivasi oleh simpati tertentu. Hal semacam ini muncul bila aktivis sosial maupun politik menggabungkan kemampuan menyerang yang dimiliki dan menggunakannya untuk kepentingan menarik simpati lebih besar atau unjuk rasa lewat internet.

9. Intrusion detection system (IDS):
Sama seperti firewall IDS ini merupakan penghambat semua niat jahat yang akan megganggu sebuah jaringan. Bedanya IDS ini lebih mau selangkah dengan kemampuannya memberi peringatan kepada admin server saat terjadi sebuah aktivitas tertentu yang tidak diinginkan admin sebagai penanggung jawab. Selainmemberi peringatan dini IDS juga memberi beberapa alat bantu untuk melacak jenis dan sumber aktivitas terlarang tersebut.

10. Root:
Istilah ini diadaptasi dari sitem UNIX dimana seorang pengguna bisa memiliki hak pengendalian terbatas pada sebuah sistem. Hacker menggunakan istilah ini untuk menggambarkan kemampuan mereka dalam melancarkan serangan dan menguasai sistem korbannya.

11. Script kiddie:
Sebuah pola serangan yang sering dilancarkan oleh hacker pemula dengan menggunakan alat bantu ringan yang bisa mereka dapatkan di banyak situs hacker lainnya. Alat bantu yang biasanya berisi sederetan skrip sederhana ini mereka gunakan untuk mendeface atau melancarkan DOS pada korban yang memiliki expolit. Hacker dengan jam terbang yang lebih tinggi biasanya mencibir hacker permula yang menggunakan metode ini karena biasanya mereka hanya menggunakan tanpa tahu teknologi dan konsep yang ada di balik pola serangan yang dilancarkan

12. Trojan horse:
Adalah sebuah aplikasi yang didesain untuk melakukan sebuah kecurangan namun terselubung dengan kebaikkan. Biasanya metoda yang dipakai adalah dengan menyelipkan (attach file lewat email) sebuah file tertentu yang mengandung trojan horse namun dengan kemasan menarik. Kalau trojan horse berhasil menginfeksi maka bisa dipastikan hacker bisa mendapat akses tak terhingga ke komputer korban. Tiga jenis trojan horse yang popular digunakan adalah Back Orifice, NetBus, dan SubSeven.

13. White hat:
Hacker dengan kategori ini cenderung lebih memanfaatkan pengetahuan mereka untuk memuaskan rasa ingin tahu bagi intelektualita ketimbang untuk perbuatan jahat yang merusak. Hacker seperti ini sangat nanti dengan perusakan sebuah sistem, pencurian data mauoun merusak kinerja sebuah situs.

Namun aktivitas mereka tetap saja menjadi tidak legal bila mereka ingin menguji sebuah sistem milik orang lain yang dimana mereka tidak memiliki otoritas untuk itu. Dalam aktivitasnya tidak jarang mereka melakukan perusakan yang tidak disengaja seperti merubah atau menghapus data yang ada. Kebanyakan hacker seperti ini bekerja secara resmi diperusahaan tertentu sebagai programer, konsultan maupun admin server.

Kamis, 26 Februari 2009

Daftar 14 Hacker Terbaik di Dunia

Hacker adalah orang yang mempelajari, menganalisa, dan selanjutnya bila menginginkan, bisa membuat, memodifikasi, atau bahkan mengeksploitasi sistem yang terdapat di sebuah perangkat seperti perangkat lunak komputer dan perangkat keras komputer seperti program komputer, administrasi dan hal-hal lainnya , terutama keamanan.
Berikut beberapa profile 14 Hacker Terbaik Dunia untuk saat ini :

1. Kevin Mitnick
Kevin adalah hacker pertama yang wajahnya terpampang dalam
poster “FBI Most Wanted”.
Kevin juga seorang “Master of Deception” dan telah menulis buku yang berjudul “The Art of Deception”.
Buku ini menjelaskan berbagai teknik social engineering untuk mendapatkan akses ke dalam sistem.

2. Linus Torvalds
Seorang hacker sejati, mengembangkan sistem operasi Linux yang merupakan gabungan dari “LINUS MINIX”.
Sistem operasi Linux telah menjadi sistem operasi “standar” hacker.
Bersama Richard Stallman dengan GNU-nya membangun Linux versi awal dan berkolaborasi dengan programmer, developper dan hacker seluruh dunia untuk mengembangkan kernel Linux.

3. John Draper
Penemu nada tunggal 2600 Herz menggunakan peluit plastik yang merupakan hadiah dari kotak sereal.
Merupakan pelopor penggunaan nada 2600 Hz dan dikenal sebagai Phone Phreaker (Phreaker, baca: frieker)
Nada 2600 Hz digunakan sebagai alat untuk melakukan pemanggilan telepon gratis.
Pada pengembangannya, nada 2600 Hz tidak lagi dibuat dengan peluit plastik, melainkan menggunakan alat yang disebut “Blue Box”.

4. Mark Abene
Sebagai salah seorang “Master of Deception” phiber optik, menginspirasikan ribuan remaja untuk mempelajari sistem internal telepon negara. Phiber optik juga dinobatkan sebagai salah seorang dari 100 orang jenius oleh New York Magazine.
Menggunakan komputer Apple , Timex Sinclair dan Commodore 64.
Komputer pertamanya adalah Radio Shack TRS-80 (trash-80).

5. Robert Morris
Seorang anak dari ilmuwan National Computer Security Center yang merupakan bagian dari National Security Agencies (NSA).
Pertama kali menulis Internet Worm yang begitu momental pada tahun 1988.
Meng-infeksi ribuan komputer yang terhubung dalam jaringan.

6. Richard Stallman
Salah seorang “Old School Hacker”, bekerja pada lab Artificial Intelligence MIT.
Merasa terganggu oleh software komersial dan dan hak cipta pribadi.
Akhirnya mendirikan GNU (baca: guhNew) yang merupakan singkatan dari GNU NOT UNIX.
Menggunakan komputer pertama sekali pada tahun 1969 di IBM New York Scintific Center saat berumur 16 tahun.

7. Kevin Poulsen
Melakukan penipuan digital terhadap stasiun radio KIIS-FM, memastikan bahwa ia adalah penelpon ke 102 dan memenangkan porsche 944 S2.

8. Ian Murphy
Ian Muphy bersama 3 orang rekannya, melakukan hacking ke dalam komputer AT&T dan menggubah seting jam internal-nya.
Hal ini mengakibatkan masyarakat pengguna telfon mendapatkan diskon “tengah malam” pada saat sore hari, dan yang telah menunggu hingga tengah malam harus membayar dengan tagihan yang tinggi.

9. Vladimir Levin
Lulusan St. Petersburg Tekhnologichesky University.
Menipu komputer CitiBank dan meraup keuntungan 10 juta dollar.
Ditangkap Interpol di Heathrow Airport pada tahun 1995

10. Steve Wozniak
Membangun komputer Apple dan menggunakan “blue box” untukkepentingan sendiri.

11. Tsutomu Shimomura
Berhasil menangkap jejak Kevin Mitnick.

12. Dennis Ritchie dan Ken Thomson
Dennis Ritchie adalah seorang penulis bahasa C, bersama Ken Thomson menulis sistem operasi UNIX yang elegan.

13. Eric Steven Raymond
Bapak hacker. Seorang hacktivist dan pelopor opensource movement.
Menulis banyak panduan hacking, salah satunya adalah: “How To Become A Hacker” dan “The new hacker’s Dictionary”.
Begitu fenomenal dan dikenal oleh seluruh masyarakat hacking dunia.
Menurut Eric, “dunia mempunyai banyak persoalan menarik danmenanti untuk dipecahkan”.

14. Johan Helsingius
Mengoperasikan anonymous remailer paling populer didunia.